Produsen sepatu ojahraga Nike memutuskan kontrak kerja dengan PT Hardaya Aneka Shoes Industri (HASI) DAN PT Naga Sakti Parama Shoes Industri (NASA). Padahal HASI dan NASA telah bekerja sama dengan Nike lebih dari 20 tahun. Kehadiran Nike sendiri di Tanah Air atas undangan PT Central Cipta Murdaya (CCM).
Dirut CCM Hartati Murdaya Poo mengatakan, perseroan tidak bisa menerima keputusan secara sepihak ini. Nike beralasan produk HASI dan NASA tidak memenuhi Standart Internasional seperti yang dipersyaratkan Nike. Jadi alasan inilah yang tidak dapat diterima HASI dan NASA, apalagi Nasa berada diurutan tiga terbaik dari semua mitra Nike yang ada di dunia.
Nike saat ini memiliki 34 mitra bisnis global dan 7 diantaranya dari Indonesia. Lima perusahaan lainnya yaitu Perusahaan Modal Asing (PMA) asal Taiwan dan Korea Selatan, yakni Adis, Feng Tay, Pou Chen, Pratma, dan KMK.
Sumber : http://www.suarapembaruan.com/News/2007/07/03/Ekonomi/eko.htm
Komentar saya :
Memang Nike melanggar etika bisnis kalau memutuskan kontrak kerja secara sepihak. Jika memang NASA dan HASI tidak memenuhi persyaratan kualitas Internasional, perlu diadakannya pengecekan dari pihak luar (selain Nike, NASA dan HASI) karena jika memang NASA dan HASI tidak memenuhi kualitas produk Internasional, maka Nike berhak menuntut NASA dan HASI. Jikalau tidak terbukti, maka pihak Nike lah yang berbohong, NASA dan HASI pun berhak menuntut. Tetapi jika masalahnya satu perusahaan yang melanggar kontrak kerja sepihak, ini memang terbukti salah.
Jumat, 22 Oktober 2010
Jumat, 15 Oktober 2010
BISNIS ONLINE
Bisnis Online
Ialah Jual beli barang-barang melalui internet bertujuan untuk menghasilkan laba.
Mengapa internet?
Karena di era globalisasi saat ini, internet lah yang paling gencar digunakan seluruh dunia. Di mana seluruh dunia dapat melihat foto / gambar dagangan yang diperjual belikan. Barang-barang yang diperjual belikan tidak semuanya sama persis sesuai perkiraan, karena internet berbeda dengan dagangan yang di perjual belikan secara langsung. Secara langsung pedagang yang menjual belikan barangnya langsung kepada konsumen, dan konsumen pun dapat melihat, memegang barang tersebut. Berbeda dengan bisnis online, karena internet hanya dunia maya, di mana barang-barang yang diperjual belikan tidak dapat dilihat atau disentuh secara langsung. Keuntngan dari bisnis ini ialah, tidak perlu jauh jauh untuk mencarinya. Cukup dengan menggunakan internet, dimana pun konsumen atau pedagang berada bisa melakukan jual beli.
Bisnis online juga tidak semuanya baik yang menjualnya, karena sering juga terjadinya kebohongan. Kebohongan biasanya dilakukan setelah konsumen mentransfer uang kepada penjual, tapi penjual tidak mengirimkan barang yang di jualkan kepada konsumennya. Ini berarti si penjual menipu. Jadi tidak masalah kita melakukan bisnis online, tetapi harus hati –hati sebagai konsumen. Cari informasi yang sebanyak-banyaknya tentang si penjual. Oke.
Ialah Jual beli barang-barang melalui internet bertujuan untuk menghasilkan laba.
Mengapa internet?
Karena di era globalisasi saat ini, internet lah yang paling gencar digunakan seluruh dunia. Di mana seluruh dunia dapat melihat foto / gambar dagangan yang diperjual belikan. Barang-barang yang diperjual belikan tidak semuanya sama persis sesuai perkiraan, karena internet berbeda dengan dagangan yang di perjual belikan secara langsung. Secara langsung pedagang yang menjual belikan barangnya langsung kepada konsumen, dan konsumen pun dapat melihat, memegang barang tersebut. Berbeda dengan bisnis online, karena internet hanya dunia maya, di mana barang-barang yang diperjual belikan tidak dapat dilihat atau disentuh secara langsung. Keuntngan dari bisnis ini ialah, tidak perlu jauh jauh untuk mencarinya. Cukup dengan menggunakan internet, dimana pun konsumen atau pedagang berada bisa melakukan jual beli.
Bisnis online juga tidak semuanya baik yang menjualnya, karena sering juga terjadinya kebohongan. Kebohongan biasanya dilakukan setelah konsumen mentransfer uang kepada penjual, tapi penjual tidak mengirimkan barang yang di jualkan kepada konsumennya. Ini berarti si penjual menipu. Jadi tidak masalah kita melakukan bisnis online, tetapi harus hati –hati sebagai konsumen. Cari informasi yang sebanyak-banyaknya tentang si penjual. Oke.
BISNIS
Pengertian Bisnis
Bisnis berasal dari Business – Busy – Sibuk
“ Sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan”.
Menurut Machfoedz, bisnis adalah badan usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Tujuan Bisnis adalah setiap bisnis atau perusahaan yang berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang diperlukan oleh konsumen produk dapat berupa barang atau jasa. Sedangkan tujuan dari perusahaan yaitu membuat produk atau jasa untuk mendapatkan laba.
Aspek-Aspek Bisnis :
1. Kegiatan individu dan kelompok
2. Penciptaan nilai
3. Penciptaan barang dan jasa
4. Keuntungan melalui transaksi
Elemen-Elemen Bisnis :
1. Modal
2. Bahan-Bahan (Faktor produksi)
3. Sumber Daya Manusia
4. Keterampilan Manajemet
Sumber :
Tri_s.staff.gunadarma.ac.id/…/files/pengertian+dan+fungsi+bisnis
www.slideshare.net/djhony/beberapa.definisi-bisnis-menurur-para-ahli
Bisnis berasal dari Business – Busy – Sibuk
“ Sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan”.
Menurut Machfoedz, bisnis adalah badan usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Tujuan Bisnis adalah setiap bisnis atau perusahaan yang berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang diperlukan oleh konsumen produk dapat berupa barang atau jasa. Sedangkan tujuan dari perusahaan yaitu membuat produk atau jasa untuk mendapatkan laba.
Aspek-Aspek Bisnis :
1. Kegiatan individu dan kelompok
2. Penciptaan nilai
3. Penciptaan barang dan jasa
4. Keuntungan melalui transaksi
Elemen-Elemen Bisnis :
1. Modal
2. Bahan-Bahan (Faktor produksi)
3. Sumber Daya Manusia
4. Keterampilan Manajemet
Sumber :
Tri_s.staff.gunadarma.ac.id/…/files/pengertian+dan+fungsi+bisnis
www.slideshare.net/djhony/beberapa.definisi-bisnis-menurur-para-ahli
Jumat, 01 Oktober 2010
Etika Bisnis
ETIKA BISNIS
Etika Bisnis adalah
pelajaran tentang moral atau etkia yang benar, tentang bagaimana perusahaan mengambil tindakkan agar maksud dan tujuan perusahaan tersebut dapat tercapai.
Prinsip - Prinsip Etika Bisnis
1. Prinsip otonomi
yaitu perusahaan bebas dalam memilih bidang apa yang ingin dipilihnya dan dikuasainya.
2. Prinsip Kejujuran
Kejujuran sangat penting dalam hidup, maka dari itu untuk membuat perusahaan yang sukses, baik pihak internal perusahaan maupun eksternal perusahaan harus jujur dalam bertindak.
3. Prinsip Keadilan
Perusahaan harus bertindak adil kepada pihak - pihak yang berhubungan dengan perusahaan. agar terjalin rasa puas, dengan begitu semangat pekerja pun akan meningkat untuk bekerja.
Jadi bila semua prinsip di jalankan dengan baik, maka akan tercapai tujuan yang akan perusahaan harapkan.
Etika Bisnis adalah
pelajaran tentang moral atau etkia yang benar, tentang bagaimana perusahaan mengambil tindakkan agar maksud dan tujuan perusahaan tersebut dapat tercapai.
Prinsip - Prinsip Etika Bisnis
1. Prinsip otonomi
yaitu perusahaan bebas dalam memilih bidang apa yang ingin dipilihnya dan dikuasainya.
2. Prinsip Kejujuran
Kejujuran sangat penting dalam hidup, maka dari itu untuk membuat perusahaan yang sukses, baik pihak internal perusahaan maupun eksternal perusahaan harus jujur dalam bertindak.
3. Prinsip Keadilan
Perusahaan harus bertindak adil kepada pihak - pihak yang berhubungan dengan perusahaan. agar terjalin rasa puas, dengan begitu semangat pekerja pun akan meningkat untuk bekerja.
Jadi bila semua prinsip di jalankan dengan baik, maka akan tercapai tujuan yang akan perusahaan harapkan.
Jumat, 18 Juni 2010
PROPOSAL
PROPOSAL
Pengertian dari proposal adalah rencana kerja yang di susun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal
Persiapan sedari awal sesuatu yang mutlak di perlukan. Idealnya di perlukan beberapa bulan di siapkan karena persiapannya untuk mencari referensi, mengumpulkan bahan, memilih topik dan alternatif topik, hingga menyusun proposal.
Dalam mencari referensi/bahan acuan, pilih jurnal/paper yang mengandung unsur kekinian dan diterbitkan oleh jurnal yang terakreditasi. Jurnal-jurnal top berbahasa asing juga bisa menjadi pilihan. Kalau Anda mereplikasi jurnal/paper yang berkelas, maka bisa dipastikan skripsi Anda pun akan cukup berkualitas.
Sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelasan sebuah tujuan kepada si pembaca (individu atau perusahaan) sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan tersebut lebih mendetail. Diharapkan dari proposal tersebut dapat memberikan informasi yang sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga akhirnya memperoleh persamaan visi, misi, dan tujuan.
Jenis Jenis Proposal:
1. Proposal berbentuk formal
2. Proposal berbentuk semi formal
3. Proposal berbentuk non formal
Contoh Proposal Penelitian
Topik :Sistem informasi Gereja
Judul : Sistem Informasi Manajemen Jemaat dan Keuangan Gereja Kristen Indonesia
Latar Belakang : Gereja sebagai lembaga non-profit memiliki kegiatan manajemen, baik yang
berkaitan dengan sumber daya manusia, keuangan, dan juga kegiatan. Jumlah dan perubahan data yang berlangsung secara rutin atau tak tentu memerlukan pengelolaan.
Kegiatan manajemen di gereja pada umumnya meliputi:
- pendataan jemaat yang merekam informasi tentang anggota keluarga, atestasi, babtis, pernikahan, kematian, status dalam jemaat, kegiatan dan peran sertanya dalam pelayanan.
- keuangan yang merekam jumlah dan jenis persembahan rutin, keluar masuk dana atau donasi untuk berbagai keperluan. Kontrol terhadap anggaran untuk keperluan kegiatan atau program gereja, kebutuhan rutin.
- Kegiatan jemaat dan kepengurusan yang merekam personil dalam komisi/kepengurusan/bidang, jadwal kegiatan, transaksi-transaksi yang berkaitan dengan kegiatan gereja misalnya menerima sumbangan barang untuk kegiatan tertentu
- Manajemen personalia karyawan kantor gereja, penggajian, karyawan tidak tetap(part-timer) dan sebagainya.
Kegiatan manajemen diatas menghasilkan dan memerlukan dukungan data dan informasi yang tidak sedikit jumlah dan ragamnya. Untuk itu penggunaan dan pemanfaatan perangkat lunak komputer diperlukan.
Perumusan Masalah
masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah:
1. bagaimana sistem informasi yang dibangun dapat menjawab kebutuhan informasi yang berkenaan dengan pendataan jemaat, pengelolaan keuangan dan kegiatan jemaat?
2. bagaimana sistem informasi jemaat ini menyajikan laporan statistik yang berkenaan dengan pertumbuhan jemaat, dan keuangan?
Batasan Masalah
1. Sistem informasi dibangun berdasarkan pengelolaan jemaat dan manajemen Gereja Kristen Indonesia
2. Sistem informasi tidak mengelola informasi kepegawaian kantor gereja
Tujuan Penelitian
1. membangun sistem informasi yang dapat diimplementasikan di Gereja Kristen Indonesia yang memiliki aturan dan manajemen yang serupa
2. membangun sistem informasi yang dapat digunakan oleh Gereja Kristen Indonesia dengan mempertimbangkan kemampuan lembaga dan sumber daya manusianya
Landasan Teori
1. Aturan manajemen Gereja Kristen Indonesia
GKI menganut sistem kemajelisan yang menempatkan majelis adalah pengurus tertinggi dari suatu gereja GKI. Pendeta merupakan salah satu anggotanya.
Bidang pelayanan dibagi menjadi 4 bidang: Bidang Pengajaran, Bidang Pembinaan, Bidang Kesejahteraan dan Pelayanan dan Bidang Pengelolaan gereja.
2. Sistem Informasi Manajemen
Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah
perusahaan. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis
sangat terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. Disamping itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik.
Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital) dalam mendesain effective business system).
Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru. Sebuah perusahaan mengadakan transaksi-transaksi yang harus diolah agar bisa menjalankan kegiatannya sehari-hari.
Daftar gaji harus disiapkan, penjualan dan pembayaran atas perkiraan harus dibutuhkan:
semua ini dan hal-hal lainnya adalah kegiatan pengolahan data dan harus dianggap bersifat pekerjaan juru tulis yang mengikuti suatu prosedur standar tertentu. Komputer bermanfaat utnuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini, tetapi sebuah sistem informasi menajemen melaksanakan pula tugas-tugas lain dan lebih dari sekedar sistem pengolahan data. Adalah sistem pengolahan informasi yang menerapkan kemampuan komputer untuk menyajikan informasi bagi manajemen dan bagi pengambilan keputusan.
Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber.
informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan ketiga terdiri dair sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi untuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen.
Definisi sebuah sistem informasi manajemen, istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini
menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “data base”.
Spesifikasi Sistem :
Sistem informasi yang dibangun akan memiliki spesifikasi sebagai berikut :
1. Spesifikasi perangkat lunak
- bahasa pemrograman :
- tools :
- sistem operasi
2. Spesifikasi perangkat keras
- Kapasitas memory (harddisk) 20 gbyte
- RAM 256MB
- Processor Pentium 4
- Monitor 14 inch
- dsb
3. Spesifikasi aplikasi (sistem informasi)
- mampu menyajikan laporan statistik jemaat, statistik keuangan
- menyajikan fasilitas pencarian terhadap informasi jemaat, kegiatan, anggaran
Daftar Pustaka :
Armstrong, Nancy S, “Congregational software”. Christian Century, 7 Feb
2001, Vol. 118, No 5, Hal 22. Academic Search Premier. Database On-line.EBSCO.
Armstrong, Nancy S, Spiegel, Aaron R dan Wimmer, John R. “Computer savvy
“. Christian Century, 7 Feb 2001, Vol. 118 No. 5, Hal 20. Academic Search Premier. Database On-line. EBSCO.
SUMBER :
http://chandil.wordpress.com/2007/05/02/definisi-proposal/
http://www.forumskripsi.com/2010/02/tahap-tahap-persiapan-dalam-menyusun.html
http://indonesialanguage.blogspot.com/2008/03/materi-bahasa-indonesia_07.html
http://www.google.com/#hl=en&source=hp&q=contoh+proposal+penelitian&aq=0&aqi=g10&aql=&oq=contoh+proposal+pene&gs_rfai=&fp=f6f642595e92e50c
Pengertian dari proposal adalah rencana kerja yang di susun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal
Persiapan sedari awal sesuatu yang mutlak di perlukan. Idealnya di perlukan beberapa bulan di siapkan karena persiapannya untuk mencari referensi, mengumpulkan bahan, memilih topik dan alternatif topik, hingga menyusun proposal.
Dalam mencari referensi/bahan acuan, pilih jurnal/paper yang mengandung unsur kekinian dan diterbitkan oleh jurnal yang terakreditasi. Jurnal-jurnal top berbahasa asing juga bisa menjadi pilihan. Kalau Anda mereplikasi jurnal/paper yang berkelas, maka bisa dipastikan skripsi Anda pun akan cukup berkualitas.
Sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelasan sebuah tujuan kepada si pembaca (individu atau perusahaan) sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan tersebut lebih mendetail. Diharapkan dari proposal tersebut dapat memberikan informasi yang sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga akhirnya memperoleh persamaan visi, misi, dan tujuan.
Jenis Jenis Proposal:
1. Proposal berbentuk formal
2. Proposal berbentuk semi formal
3. Proposal berbentuk non formal
Contoh Proposal Penelitian
Topik :Sistem informasi Gereja
Judul : Sistem Informasi Manajemen Jemaat dan Keuangan Gereja Kristen Indonesia
Latar Belakang : Gereja sebagai lembaga non-profit memiliki kegiatan manajemen, baik yang
berkaitan dengan sumber daya manusia, keuangan, dan juga kegiatan. Jumlah dan perubahan data yang berlangsung secara rutin atau tak tentu memerlukan pengelolaan.
Kegiatan manajemen di gereja pada umumnya meliputi:
- pendataan jemaat yang merekam informasi tentang anggota keluarga, atestasi, babtis, pernikahan, kematian, status dalam jemaat, kegiatan dan peran sertanya dalam pelayanan.
- keuangan yang merekam jumlah dan jenis persembahan rutin, keluar masuk dana atau donasi untuk berbagai keperluan. Kontrol terhadap anggaran untuk keperluan kegiatan atau program gereja, kebutuhan rutin.
- Kegiatan jemaat dan kepengurusan yang merekam personil dalam komisi/kepengurusan/bidang, jadwal kegiatan, transaksi-transaksi yang berkaitan dengan kegiatan gereja misalnya menerima sumbangan barang untuk kegiatan tertentu
- Manajemen personalia karyawan kantor gereja, penggajian, karyawan tidak tetap(part-timer) dan sebagainya.
Kegiatan manajemen diatas menghasilkan dan memerlukan dukungan data dan informasi yang tidak sedikit jumlah dan ragamnya. Untuk itu penggunaan dan pemanfaatan perangkat lunak komputer diperlukan.
Perumusan Masalah
masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah:
1. bagaimana sistem informasi yang dibangun dapat menjawab kebutuhan informasi yang berkenaan dengan pendataan jemaat, pengelolaan keuangan dan kegiatan jemaat?
2. bagaimana sistem informasi jemaat ini menyajikan laporan statistik yang berkenaan dengan pertumbuhan jemaat, dan keuangan?
Batasan Masalah
1. Sistem informasi dibangun berdasarkan pengelolaan jemaat dan manajemen Gereja Kristen Indonesia
2. Sistem informasi tidak mengelola informasi kepegawaian kantor gereja
Tujuan Penelitian
1. membangun sistem informasi yang dapat diimplementasikan di Gereja Kristen Indonesia yang memiliki aturan dan manajemen yang serupa
2. membangun sistem informasi yang dapat digunakan oleh Gereja Kristen Indonesia dengan mempertimbangkan kemampuan lembaga dan sumber daya manusianya
Landasan Teori
1. Aturan manajemen Gereja Kristen Indonesia
GKI menganut sistem kemajelisan yang menempatkan majelis adalah pengurus tertinggi dari suatu gereja GKI. Pendeta merupakan salah satu anggotanya.
Bidang pelayanan dibagi menjadi 4 bidang: Bidang Pengajaran, Bidang Pembinaan, Bidang Kesejahteraan dan Pelayanan dan Bidang Pengelolaan gereja.
2. Sistem Informasi Manajemen
Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah
perusahaan. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis
sangat terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. Disamping itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik.
Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital) dalam mendesain effective business system).
Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru. Sebuah perusahaan mengadakan transaksi-transaksi yang harus diolah agar bisa menjalankan kegiatannya sehari-hari.
Daftar gaji harus disiapkan, penjualan dan pembayaran atas perkiraan harus dibutuhkan:
semua ini dan hal-hal lainnya adalah kegiatan pengolahan data dan harus dianggap bersifat pekerjaan juru tulis yang mengikuti suatu prosedur standar tertentu. Komputer bermanfaat utnuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini, tetapi sebuah sistem informasi menajemen melaksanakan pula tugas-tugas lain dan lebih dari sekedar sistem pengolahan data. Adalah sistem pengolahan informasi yang menerapkan kemampuan komputer untuk menyajikan informasi bagi manajemen dan bagi pengambilan keputusan.
Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber.
informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan ketiga terdiri dair sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi untuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen.
Definisi sebuah sistem informasi manajemen, istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini
menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “data base”.
Spesifikasi Sistem :
Sistem informasi yang dibangun akan memiliki spesifikasi sebagai berikut :
1. Spesifikasi perangkat lunak
- bahasa pemrograman :
- tools :
- sistem operasi
2. Spesifikasi perangkat keras
- Kapasitas memory (harddisk) 20 gbyte
- RAM 256MB
- Processor Pentium 4
- Monitor 14 inch
- dsb
3. Spesifikasi aplikasi (sistem informasi)
- mampu menyajikan laporan statistik jemaat, statistik keuangan
- menyajikan fasilitas pencarian terhadap informasi jemaat, kegiatan, anggaran
Daftar Pustaka :
Armstrong, Nancy S, “Congregational software”. Christian Century, 7 Feb
2001, Vol. 118, No 5, Hal 22. Academic Search Premier. Database On-line.EBSCO.
Armstrong, Nancy S, Spiegel, Aaron R dan Wimmer, John R. “Computer savvy
“. Christian Century, 7 Feb 2001, Vol. 118 No. 5, Hal 20. Academic Search Premier. Database On-line. EBSCO.
SUMBER :
http://chandil.wordpress.com/2007/05/02/definisi-proposal/
http://www.forumskripsi.com/2010/02/tahap-tahap-persiapan-dalam-menyusun.html
http://indonesialanguage.blogspot.com/2008/03/materi-bahasa-indonesia_07.html
http://www.google.com/#hl=en&source=hp&q=contoh+proposal+penelitian&aq=0&aqi=g10&aql=&oq=contoh+proposal+pene&gs_rfai=&fp=f6f642595e92e50c
Selasa, 06 April 2010
CARA MENGENAL MEMBUAT TULISAN ILMIAH
Cara Mengenal Membuat Tulisan Ilmiah :
(1) tahap persiapan (pra-penulisan)
adalah ketika penulis menyiapkan diri, mengumpulkan informasi, merumuskan masalah, menentukan fokus, mengolah informasi, menarik tafsiran terhadap realitas yang dihadapinya, berdiskusi, membaca, mengamati, dan lain-lain yang memperkaya masukan kognitif yang akan diproses selanjutnya.
(2) tahap inkubasi
adalah ketika pembelajar memproses informasi yang dimilikinya sedemikian rupa, sehingga mengantarkannya pada ditemukannya pemecahan masalah atau jalan keluar yang dicarinya. Proses inkubasi ini analog dengan ayam yang mengerami telurnya sampai telur menetas menjadi anak ayam.
(3) tahap iluminasi
adalah ketika datangnya inspirasi atau insight, yaitu gagasan datang seakan-akan tiba-tiba dan berloncatan dari pikiran kita. Pada saat ini, apa yang telah lama kita pikirkan menemukan pemecahan masalah atau jalan keluar. Iluminasi tidak mengenal tempat atau waktu.
(4) tahap verifikasi/evaluasi
apa yang dituliskan sebagai hasil dari tahap iluminasi itu diperiksa kembali, diseleksi, dan disusun sesuai dengan fokus tulisan. Mungkin ada bagian yang tidak perlu dituliskan, atau ada hal-hal yang perlu ditambahkan, dan lain-lain. Mungkin juga ada bagian yang mengandung hal-hal yang peka, sehingga perlu dipilih kata-kata atau kalimat yang lebih sesuai, tanpa menghilangkan esensinya.
Data Penelitian
Berdasarkan sumbernya, data penelitian dapat dikelompokkan dalam dua jenis yaitu data primer dan data sekunder.
a. Data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh peneliti secara langsung dari sumber datanya. Data primer disebut juga sebagai data asli atau data baru yang memiliki sifat up to date. Untuk mendapatkan data primer, peneliti harus mengumpulkannya secara langsung. Teknik yang dapat digunakan peneliti untuk mengumpulkan data primer antara lain observasi, wawancara, diskusi terfokus (focus grup discussion - FGD) dan penyebaran kuesioner.
b. Data Sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan peneliti dari berbagai sumber yang telah ada (peneliti sebagai tangan kedua).
Darimana kita akan memulai penelitian kita? Kita semua dapat memulai penelitian dengan cara yang sangat sederhana. Penelitian umumnya diawali dari penemuan suatu masalah. Tetapi tidak mutlak harus ada masalah. Penelitian dapat merupakan lanjutan atau pengembangan, bahkan penyempurnaan dari penelitian yang ada terlebih dahulu. Penelitian juga dapat dimulai dari keinginan si peneliti untuk membuktikan teori atau hipotesis yang diajukan pada penelitian sebelumnya dengan cara sama atau berbeda.
SUMBER :
http://irsyad82.multiply.com/journal/item/24
digilib.its.ac.id/public/ITS-Master-7986-3104207708-kesimpulan.pdf
http://sambodo.multiply.com/journal/item/2/Apa_itu_Meneliti_dan_Penelitian_
(1) tahap persiapan (pra-penulisan)
adalah ketika penulis menyiapkan diri, mengumpulkan informasi, merumuskan masalah, menentukan fokus, mengolah informasi, menarik tafsiran terhadap realitas yang dihadapinya, berdiskusi, membaca, mengamati, dan lain-lain yang memperkaya masukan kognitif yang akan diproses selanjutnya.
(2) tahap inkubasi
adalah ketika pembelajar memproses informasi yang dimilikinya sedemikian rupa, sehingga mengantarkannya pada ditemukannya pemecahan masalah atau jalan keluar yang dicarinya. Proses inkubasi ini analog dengan ayam yang mengerami telurnya sampai telur menetas menjadi anak ayam.
(3) tahap iluminasi
adalah ketika datangnya inspirasi atau insight, yaitu gagasan datang seakan-akan tiba-tiba dan berloncatan dari pikiran kita. Pada saat ini, apa yang telah lama kita pikirkan menemukan pemecahan masalah atau jalan keluar. Iluminasi tidak mengenal tempat atau waktu.
(4) tahap verifikasi/evaluasi
apa yang dituliskan sebagai hasil dari tahap iluminasi itu diperiksa kembali, diseleksi, dan disusun sesuai dengan fokus tulisan. Mungkin ada bagian yang tidak perlu dituliskan, atau ada hal-hal yang perlu ditambahkan, dan lain-lain. Mungkin juga ada bagian yang mengandung hal-hal yang peka, sehingga perlu dipilih kata-kata atau kalimat yang lebih sesuai, tanpa menghilangkan esensinya.
Data Penelitian
Berdasarkan sumbernya, data penelitian dapat dikelompokkan dalam dua jenis yaitu data primer dan data sekunder.
a. Data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh peneliti secara langsung dari sumber datanya. Data primer disebut juga sebagai data asli atau data baru yang memiliki sifat up to date. Untuk mendapatkan data primer, peneliti harus mengumpulkannya secara langsung. Teknik yang dapat digunakan peneliti untuk mengumpulkan data primer antara lain observasi, wawancara, diskusi terfokus (focus grup discussion - FGD) dan penyebaran kuesioner.
b. Data Sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan peneliti dari berbagai sumber yang telah ada (peneliti sebagai tangan kedua).
Darimana kita akan memulai penelitian kita? Kita semua dapat memulai penelitian dengan cara yang sangat sederhana. Penelitian umumnya diawali dari penemuan suatu masalah. Tetapi tidak mutlak harus ada masalah. Penelitian dapat merupakan lanjutan atau pengembangan, bahkan penyempurnaan dari penelitian yang ada terlebih dahulu. Penelitian juga dapat dimulai dari keinginan si peneliti untuk membuktikan teori atau hipotesis yang diajukan pada penelitian sebelumnya dengan cara sama atau berbeda.
SUMBER :
http://irsyad82.multiply.com/journal/item/24
digilib.its.ac.id/public/ITS-Master-7986-3104207708-kesimpulan.pdf
http://sambodo.multiply.com/journal/item/2/Apa_itu_Meneliti_dan_Penelitian_
METODE ILMIAH
Metode ilmiah
Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan observasi serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali.
METODE ILMIAH: didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, diantaranya :
•Rasional: sesuatu yang masuk akal dan terjangkau oleh penalaran manusia
•Empiris: menggunakan cara-cara tertentu yang dapat diamati dengan menggunakan panca indera
•Sistematis: menggunakan proses dengan langkah-langkah logis.
Sifat Metode Ilmiah :
•Efisien dalam penggunaan sumber daya (tenaga, biaya, waktu)
•Terbuka (dapat dipakai oleh siapa saja)
•Teruji (prosedurnya logis dalam memperoleh keputusan)
Langkah Langkah Metde Ilmiah :
1.Perumusan Masalah
Pertanyaan mengenai obyek empiris yang jelas batas – batasnya serta dapat diidentifikasi faktor faktor yang terkait di dalamnya.
2.Penyusunan Kerangka berpikir dalam pengujian hipotesis
Merupakan argumentasi yang menjelaskan hubungan yang mungkin terdapat antara berbagai faktor yang saling mengkait konstelasi permasalahan.
3.Perumusan Hipotesis
Dugaan jawaban sementara pertanyaan yang di ajukan yang merupakan kesimpulan dari kerangka berpikir yang dikembangkan.
4.Pengujian Hipotesis
Pengumpulan fakta – fakta yang relevan dengan hipotesis yang diajukan untuk memperlihatkan apakah terdapat fakta fakta yang mendukung hipotesis tersebut atau tidak.
5.Penarikan Kesimpulan
Penilaian apakah sebuah hipotesis yang diajukan itu ditolak atau diterima.
SUMBER :
wikipedia
http://repository.ui.ac.id
http://www.slideshare.net/dkarhita/langkah-langkah-metode-ilmiah
Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan observasi serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali.
METODE ILMIAH: didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, diantaranya :
•Rasional: sesuatu yang masuk akal dan terjangkau oleh penalaran manusia
•Empiris: menggunakan cara-cara tertentu yang dapat diamati dengan menggunakan panca indera
•Sistematis: menggunakan proses dengan langkah-langkah logis.
Sifat Metode Ilmiah :
•Efisien dalam penggunaan sumber daya (tenaga, biaya, waktu)
•Terbuka (dapat dipakai oleh siapa saja)
•Teruji (prosedurnya logis dalam memperoleh keputusan)
Langkah Langkah Metde Ilmiah :
1.Perumusan Masalah
Pertanyaan mengenai obyek empiris yang jelas batas – batasnya serta dapat diidentifikasi faktor faktor yang terkait di dalamnya.
2.Penyusunan Kerangka berpikir dalam pengujian hipotesis
Merupakan argumentasi yang menjelaskan hubungan yang mungkin terdapat antara berbagai faktor yang saling mengkait konstelasi permasalahan.
3.Perumusan Hipotesis
Dugaan jawaban sementara pertanyaan yang di ajukan yang merupakan kesimpulan dari kerangka berpikir yang dikembangkan.
4.Pengujian Hipotesis
Pengumpulan fakta – fakta yang relevan dengan hipotesis yang diajukan untuk memperlihatkan apakah terdapat fakta fakta yang mendukung hipotesis tersebut atau tidak.
5.Penarikan Kesimpulan
Penilaian apakah sebuah hipotesis yang diajukan itu ditolak atau diterima.
SUMBER :
wikipedia
http://repository.ui.ac.id
http://www.slideshare.net/dkarhita/langkah-langkah-metode-ilmiah
Langganan:
Postingan (Atom)