Jumat, 15 Oktober 2010

BISNIS

Pengertian Bisnis

Bisnis berasal dari Business – Busy – Sibuk
“ Sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan”.
Menurut Machfoedz, bisnis adalah badan usaha perdagangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang terorganisasi untuk mendapatkan laba dengan memproduksi dan menjual barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Tujuan Bisnis adalah setiap bisnis atau perusahaan yang berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang diperlukan oleh konsumen produk dapat berupa barang atau jasa. Sedangkan tujuan dari perusahaan yaitu membuat produk atau jasa untuk mendapatkan laba.

Aspek-Aspek Bisnis :
1. Kegiatan individu dan kelompok
2. Penciptaan nilai
3. Penciptaan barang dan jasa
4. Keuntungan melalui transaksi

Elemen-Elemen Bisnis :
1. Modal
2. Bahan-Bahan (Faktor produksi)
3. Sumber Daya Manusia
4. Keterampilan Manajemet

Sumber :
Tri_s.staff.gunadarma.ac.id/…/files/pengertian+dan+fungsi+bisnis
www.slideshare.net/djhony/beberapa.definisi-bisnis-menurur-para-ahli

Jumat, 01 Oktober 2010

Etika Bisnis

ETIKA BISNIS

Etika Bisnis adalah

pelajaran tentang moral atau etkia yang benar, tentang bagaimana perusahaan mengambil tindakkan agar maksud dan tujuan perusahaan tersebut dapat tercapai.

Prinsip - Prinsip Etika Bisnis

1. Prinsip otonomi
yaitu perusahaan bebas dalam memilih bidang apa yang ingin dipilihnya dan dikuasainya.

2. Prinsip Kejujuran
Kejujuran sangat penting dalam hidup, maka dari itu untuk membuat perusahaan yang sukses, baik pihak internal perusahaan maupun eksternal perusahaan harus jujur dalam bertindak.

3. Prinsip Keadilan
Perusahaan harus bertindak adil kepada pihak - pihak yang berhubungan dengan perusahaan. agar terjalin rasa puas, dengan begitu semangat pekerja pun akan meningkat untuk bekerja.

Jadi bila semua prinsip di jalankan dengan baik, maka akan tercapai tujuan yang akan perusahaan harapkan.

Jumat, 18 Juni 2010

PROPOSAL

PROPOSAL
Pengertian dari proposal adalah rencana kerja yang di susun secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal

Persiapan sedari awal sesuatu yang mutlak di perlukan. Idealnya di perlukan beberapa bulan di siapkan karena persiapannya untuk mencari referensi, mengumpulkan bahan, memilih topik dan alternatif topik, hingga menyusun proposal.

Dalam mencari referensi/bahan acuan, pilih jurnal/paper yang mengandung unsur kekinian dan diterbitkan oleh jurnal yang terakreditasi. Jurnal-jurnal top berbahasa asing juga bisa menjadi pilihan. Kalau Anda mereplikasi jurnal/paper yang berkelas, maka bisa dipastikan skripsi Anda pun akan cukup berkualitas.

Sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelasan sebuah tujuan kepada si pembaca (individu atau perusahaan) sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan tersebut lebih mendetail. Diharapkan dari proposal tersebut dapat memberikan informasi yang sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga akhirnya memperoleh persamaan visi, misi, dan tujuan.

Jenis Jenis Proposal:
1. Proposal berbentuk formal
2. Proposal berbentuk semi formal
3. Proposal berbentuk non formal


Contoh Proposal Penelitian

Topik :Sistem informasi Gereja
Judul : Sistem Informasi Manajemen Jemaat dan Keuangan Gereja Kristen Indonesia
Latar Belakang : Gereja sebagai lembaga non-profit memiliki kegiatan manajemen, baik yang
berkaitan dengan sumber daya manusia, keuangan, dan juga kegiatan. Jumlah dan perubahan data yang berlangsung secara rutin atau tak tentu memerlukan pengelolaan.

Kegiatan manajemen di gereja pada umumnya meliputi:

- pendataan jemaat yang merekam informasi tentang anggota keluarga, atestasi, babtis, pernikahan, kematian, status dalam jemaat, kegiatan dan peran sertanya dalam pelayanan.
- keuangan yang merekam jumlah dan jenis persembahan rutin, keluar masuk dana atau donasi untuk berbagai keperluan. Kontrol terhadap anggaran untuk keperluan kegiatan atau program gereja, kebutuhan rutin.
- Kegiatan jemaat dan kepengurusan yang merekam personil dalam komisi/kepengurusan/bidang, jadwal kegiatan, transaksi-transaksi yang berkaitan dengan kegiatan gereja misalnya menerima sumbangan barang untuk kegiatan tertentu
- Manajemen personalia karyawan kantor gereja, penggajian, karyawan tidak tetap(part-timer) dan sebagainya.

Kegiatan manajemen diatas menghasilkan dan memerlukan dukungan data dan informasi yang tidak sedikit jumlah dan ragamnya. Untuk itu penggunaan dan pemanfaatan perangkat lunak komputer diperlukan.

Perumusan Masalah

masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah:
1. bagaimana sistem informasi yang dibangun dapat menjawab kebutuhan informasi yang berkenaan dengan pendataan jemaat, pengelolaan keuangan dan kegiatan jemaat?
2. bagaimana sistem informasi jemaat ini menyajikan laporan statistik yang berkenaan dengan pertumbuhan jemaat, dan keuangan?

Batasan Masalah
1. Sistem informasi dibangun berdasarkan pengelolaan jemaat dan manajemen Gereja Kristen Indonesia
2. Sistem informasi tidak mengelola informasi kepegawaian kantor gereja

Tujuan Penelitian
1. membangun sistem informasi yang dapat diimplementasikan di Gereja Kristen Indonesia yang memiliki aturan dan manajemen yang serupa
2. membangun sistem informasi yang dapat digunakan oleh Gereja Kristen Indonesia dengan mempertimbangkan kemampuan lembaga dan sumber daya manusianya

Landasan Teori

1. Aturan manajemen Gereja Kristen Indonesia
GKI menganut sistem kemajelisan yang menempatkan majelis adalah pengurus tertinggi dari suatu gereja GKI. Pendeta merupakan salah satu anggotanya.
Bidang pelayanan dibagi menjadi 4 bidang: Bidang Pengajaran, Bidang Pembinaan, Bidang Kesejahteraan dan Pelayanan dan Bidang Pengelolaan gereja.

2. Sistem Informasi Manajemen
Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah
perusahaan. Akibat bila kurang mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil keputusan-keputusan strategis
sangat terganggu, yang pada akhirnya akan mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. Disamping itu, sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik.
Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalu banyak data). Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital) dalam mendesain effective business system).
Menyiapkan langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan dalam mendesain sistem baru. Sebuah perusahaan mengadakan transaksi-transaksi yang harus diolah agar bisa menjalankan kegiatannya sehari-hari.
Daftar gaji harus disiapkan, penjualan dan pembayaran atas perkiraan harus dibutuhkan:
semua ini dan hal-hal lainnya adalah kegiatan pengolahan data dan harus dianggap bersifat pekerjaan juru tulis yang mengikuti suatu prosedur standar tertentu. Komputer bermanfaat utnuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini, tetapi sebuah sistem informasi menajemen melaksanakan pula tugas-tugas lain dan lebih dari sekedar sistem pengolahan data. Adalah sistem pengolahan informasi yang menerapkan kemampuan komputer untuk menyajikan informasi bagi manajemen dan bagi pengambilan keputusan.

Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi, penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber.
informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan ketiga terdiri dair sumber daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan keputusan untuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya informasi untuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat manajemen.

Definisi sebuah sistem informasi manajemen, istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem ini
menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “data base”.

Spesifikasi Sistem :
Sistem informasi yang dibangun akan memiliki spesifikasi sebagai berikut :
1. Spesifikasi perangkat lunak
- bahasa pemrograman :
- tools :
- sistem operasi
2. Spesifikasi perangkat keras
- Kapasitas memory (harddisk) 20 gbyte
- RAM 256MB
- Processor Pentium 4
- Monitor 14 inch
- dsb
3. Spesifikasi aplikasi (sistem informasi)
- mampu menyajikan laporan statistik jemaat, statistik keuangan
- menyajikan fasilitas pencarian terhadap informasi jemaat, kegiatan, anggaran

Daftar Pustaka :
Armstrong, Nancy S, “Congregational software”. Christian Century, 7 Feb
2001, Vol. 118, No 5, Hal 22. Academic Search Premier. Database On-line.EBSCO.
Armstrong, Nancy S, Spiegel, Aaron R dan Wimmer, John R. “Computer savvy
“. Christian Century, 7 Feb 2001, Vol. 118 No. 5, Hal 20. Academic Search Premier. Database On-line. EBSCO.

SUMBER :
http://chandil.wordpress.com/2007/05/02/definisi-proposal/
http://www.forumskripsi.com/2010/02/tahap-tahap-persiapan-dalam-menyusun.html
http://indonesialanguage.blogspot.com/2008/03/materi-bahasa-indonesia_07.html
http://www.google.com/#hl=en&source=hp&q=contoh+proposal+penelitian&aq=0&aqi=g10&aql=&oq=contoh+proposal+pene&gs_rfai=&fp=f6f642595e92e50c

Selasa, 06 April 2010

CARA MENGENAL MEMBUAT TULISAN ILMIAH

Cara Mengenal Membuat Tulisan Ilmiah :

(1) tahap persiapan (pra-penulisan)
adalah ketika penulis menyiapkan diri, mengumpulkan informasi, merumuskan masalah, menentukan fokus, mengolah informasi, menarik tafsiran terhadap realitas yang dihadapinya, berdiskusi, membaca, mengamati, dan lain-lain yang memperkaya masukan kognitif yang akan diproses selanjutnya.

(2) tahap inkubasi
adalah ketika pembelajar memproses informasi yang dimilikinya sedemikian rupa, sehingga mengantarkannya pada ditemukannya pemecahan masalah atau jalan keluar yang dicarinya. Proses inkubasi ini analog dengan ayam yang mengerami telurnya sampai telur menetas menjadi anak ayam.

(3) tahap iluminasi
adalah ketika datangnya inspirasi atau insight, yaitu gagasan datang seakan-akan tiba-tiba dan berloncatan dari pikiran kita. Pada saat ini, apa yang telah lama kita pikirkan menemukan pemecahan masalah atau jalan keluar. Iluminasi tidak mengenal tempat atau waktu.

(4) tahap verifikasi/evaluasi
apa yang dituliskan sebagai hasil dari tahap iluminasi itu diperiksa kembali, diseleksi, dan disusun sesuai dengan fokus tulisan. Mungkin ada bagian yang tidak perlu dituliskan, atau ada hal-hal yang perlu ditambahkan, dan lain-lain. Mungkin juga ada bagian yang mengandung hal-hal yang peka, sehingga perlu dipilih kata-kata atau kalimat yang lebih sesuai, tanpa menghilangkan esensinya.
Data Penelitian

Berdasarkan sumbernya, data penelitian dapat dikelompokkan dalam dua jenis yaitu data primer dan data sekunder.

a. Data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh peneliti secara langsung dari sumber datanya. Data primer disebut juga sebagai data asli atau data baru yang memiliki sifat up to date. Untuk mendapatkan data primer, peneliti harus mengumpulkannya secara langsung. Teknik yang dapat digunakan peneliti untuk mengumpulkan data primer antara lain observasi, wawancara, diskusi terfokus (focus grup discussion - FGD) dan penyebaran kuesioner.

b. Data Sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan peneliti dari berbagai sumber yang telah ada (peneliti sebagai tangan kedua).

Darimana kita akan memulai penelitian kita? Kita semua dapat memulai penelitian dengan cara yang sangat sederhana. Penelitian umumnya diawali dari penemuan suatu masalah. Tetapi tidak mutlak harus ada masalah. Penelitian dapat merupakan lanjutan atau pengembangan, bahkan penyempurnaan dari penelitian yang ada terlebih dahulu. Penelitian juga dapat dimulai dari keinginan si peneliti untuk membuktikan teori atau hipotesis yang diajukan pada penelitian sebelumnya dengan cara sama atau berbeda.

SUMBER :
http://irsyad82.multiply.com/journal/item/24
digilib.its.ac.id/public/ITS-Master-7986-3104207708-kesimpulan.pdf
http://sambodo.multiply.com/journal/item/2/Apa_itu_Meneliti_dan_Penelitian_

METODE ILMIAH

Metode ilmiah

Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan observasi serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi yang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali.

METODE ILMIAH: didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, diantaranya :

•Rasional: sesuatu yang masuk akal dan terjangkau oleh penalaran manusia
•Empiris: menggunakan cara-cara tertentu yang dapat diamati dengan menggunakan panca indera
•Sistematis: menggunakan proses dengan langkah-langkah logis.

Sifat Metode Ilmiah :

•Efisien dalam penggunaan sumber daya (tenaga, biaya, waktu)
•Terbuka (dapat dipakai oleh siapa saja)
•Teruji (prosedurnya logis dalam memperoleh keputusan)

Langkah Langkah Metde Ilmiah :

1.Perumusan Masalah
Pertanyaan mengenai obyek empiris yang jelas batas – batasnya serta dapat diidentifikasi faktor faktor yang terkait di dalamnya.
2.Penyusunan Kerangka berpikir dalam pengujian hipotesis
Merupakan argumentasi yang menjelaskan hubungan yang mungkin terdapat antara berbagai faktor yang saling mengkait konstelasi permasalahan.
3.Perumusan Hipotesis
Dugaan jawaban sementara pertanyaan yang di ajukan yang merupakan kesimpulan dari kerangka berpikir yang dikembangkan.
4.Pengujian Hipotesis
Pengumpulan fakta – fakta yang relevan dengan hipotesis yang diajukan untuk memperlihatkan apakah terdapat fakta fakta yang mendukung hipotesis tersebut atau tidak.
5.Penarikan Kesimpulan
Penilaian apakah sebuah hipotesis yang diajukan itu ditolak atau diterima.

SUMBER :
wikipedia
http://repository.ui.ac.id
http://www.slideshare.net/dkarhita/langkah-langkah-metode-ilmiah

Selasa, 23 Maret 2010

HAKIKAT KARYA ILMIAH

Hakikat dan Karakteristik Karya Ilmiah

Karya ilmiah merupakan karya tulis yang menyajikan gagasan, deskripsi atau pemecahan masalah secara sistematis, disajikan secara objektif dan jujur, dengan menggunakan bahasa baku, serta didukung oleh fakta, teori, dan atau bukti-bukti empirik.

Tujuan penulisan karya ilmiah, antara lain untuk menyampaikan gagasan, memenuhi tugas dalam studi, untuk mendiskusikan gagasan dalam suatu pertemuan, mengikuti perlombaan, serta untuk menyebarluaskan ilmu pengetahuan/hasil penelitian.

Karya ilmiah dapat berfungsi sebagai rujukan, untuk meningkatkan wawasan, serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Bagi penulis, menulis karya ilmiah bermanfaat untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, berlatih mengintegrasikan berbagai gagasan dan menyajikannya secara sistematis, memperluas wawasan, serta memberi kepuasan intelektual, di samping menyumbang terhadap perluasan cakrawala ilmu pengetahuan.


Jenis Karya Ilmiah

1. Karangan ilmiah: memiliki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang menyangkut metode dan penggunaan bahasa
Misal: makalah, laporan, skripsi, tesis, disertasi

2. Karangan non ilmiah: karangan yang tidak terikat pada karangan baku
Misal: anekdot, opini, dongeng, hikayat, cerpen, novel, roman, dan naskah drama

3. Karangan semi ilmiah atau ilmiah populer: karakteristiknya berada di antara ilmiah dan non-ilmiah
Misal: artikel, editorial, opini, feuture, reportase

Ciri-Ciri Karya Ilmiah

1. Merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif ) fakta sesuai dengan yang diteliti

2. Bersifat metodis dan sistematis dalam pembahasan masalah digunakan metode tertentu
dengan langkah langkah yang teratur dan terkontrol secara tertib dan rapi

3. Tulisan ilmiah menggunakan laras ilmiah laras bahasa ilmiah harus baku dan formal. Selain itu laras ilmiah harus lugas agar tidak ambigu



Macam-macam Karya Ilmiah
1. Artikel ilmiah: karya tulis yang dirancang untuk dimuat di jurnal atau buku kumpulan artikel, ditulis dengan tatacara ilmiah, dan disesuai dengan konvensi ilmiah yang berlaku. Artikel dapat dipilah menjadi dua (a) artikel hasil penelitian, dan (b) artikel nonpenelitian.

2. Makalah ilmiah: karya tulis yang memuat hasil pemikiran tentang masalah, disusun secara sistematis dan runtut, dan disertai analisis yang logis dan objektif. Makalah dibedakan menjadi dua (a) makalah teknis, dan (b) makalah nonteknis

3. Laporan Penelitian: karya tulis yang berisi paparan proses dan hasil penelitian

SUMBER :
http://pustaka.ut.ac.id
wordpress.com
http://mgmp1.wordpress.com

Minggu, 21 Maret 2010

ASURANSI dan PASAR MODAL

Asuransi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Asuransi Dalam Undang-Undang No.2 Th 1992
Asuransi dalam Undang-Undang No.2 Th 1992 tentang usaha perasuransian adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab hukum pihak ke tiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Badan yang menyalurkan risiko disebut "tertanggung", dan badan yang menerima risiko disebut "penanggung". Perjanjian antara kedua badan ini disebut kebijakan: ini adalah sebuah kontrak legal yang menjelaskan setiap istilah dan kondisi yang dilindungi. Biaya yang dibayar oleh "tetanggung" kepada "penanggung" untuk risiko yang ditanggung disebut "premi". Ini biasanya ditentukan oleh "penanggung" untuk dana yang bisa diklaim di masa depan, biaya administratif, dan keuntungan.

keuntungan Perusahaan Asuransi

Perusahaan asuransi juga mendapatkan keuntungan investasi. Ini diperoleh dari investasi premi yang diterima sampai mereka harus membayar klaim. Uang ini disebut "float". Penanggung bisa mendapatkan keuntungan atau kerugian dari harga perubahan float dan juga suku bunga atau deviden di float.

Prinsip Dasar Asuransi

Dalam dunia asuransi ada 6 macam prinsip dasar yang harus dipenuhi, yaitu :

*Insurable interest Hak untuk mengasuransikan, yang timbul dari suatu hubungan keuangan, antara tertanggung dengan yang diasuransikan dan diakui secara hukum.
*Utmost good faith Suatu tindakan untuk mengungkapkan secara akurat dan lengkap, semua fakta yang material (material fact) mengenai sesuatu yang akan diasuransikan baik diminta maupun tidak. Artinya adalah : si penanggung harus dengan jujur menerangkan dengan jelas segala sesuatu tentang luasnya syarat/kondisi dari asuransi dan si tertanggung juga harus memberikan keterangan yang jelas dan benar atas obyek atau kepentingan yang dipertanggungkan.

*Proximate cause Suatu penyebab aktif, efisien yang menimbulkan rantaian kejadian yang menimbulkan suatu akibat tanpa adanya intervensi suatu yang mulai dan secara aktif dari sumber yang baru dan independen.

*Indemnity Suatu mekanisme dimana penanggung menyediakan kompensasi finansial dalam upayanya menempatkan tertanggung dalam posisi keuangan yang ia miliki sesaat sebelum terjadinya kerugian (KUHD pasal 252, 253 dan dipertegas dalam pasal 278).
*Subrogation Pengalihan hak tuntut dari tertanggung kepada penanggung setelah klaim dibayar.

*Contribution Hak penanggung untuk mengajak penanggung lainnya yang sama-sama menanggung, tetapi tidak harus sama kewajibannya terhadap tertanggung untuk ikut memberikan indemnity.

Pasar Modal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Pasar Modal adalah pertemuan demand dan supply dana jangka panjang yang diwujudkan dalam bentuk instrumen-instrumen keuangan yang dapat diperjualbelikan.

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (disingkat Bapepam-LK) adalah sebuah lembaga di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang bertugas membina, mengatur, dan mengawasi sehari-hari kegiatan pasar modal serta merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis di bidang lembaga keuangan.
Kepala Bapepam-LK saat ini adalah A. Fuad Rahmany.
Bapepam-LK merupakan penggabungan dari Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam) dan Direktorat Jenderal Lembaga Keuangan.

Fungsi

Secara umum, manfaat dari keberadaan pasar modal adalah:

• Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi dana secara optimal.

• Memberikan wahana investasi yang beragam bagi investor sehingga memungkinkan untuk melakukan diversifikasi. Alternatif investasi memberikan potensi keuntungan dengan tingkat risiko yang dapat diperhitungkan.

• Menyediakan leading indicator bagi perkembangan perekonomian suatu negara.

• Penyebaran kepemilikan perusahaan sampai lapisan masyarakat menengah.

• Penyebaran kepemilikan, keterbukaan dan profesionalisme menciptakan iklim berusaha yang sehat serta mendorong pemanfaatan manajemen profesional.

Saham atau ekuitas merupakan surat berharga yang sudah banyak dikenal masyarakat. Umumnya jenis saham yang dikenal adalah saham biasa (common stock). Saham sendiri dibagi menjadi dua jenis saham, yaitu saham biasa (common stock) dan saham preferen (preferred stock). Saham biasa, merupakan saham yang menempatkan pemiliknya paling yunior atau akhir terhadap pembagian dividen dan hak atas harta kekayaan perusahaan apabila perusahaan tersebut dilikuidasi (tidak memiliki hak-hak istimewa).

Pemegang saham biasa memiliki tanggung jawab terbatas terhadap klaim pihak lain sebesar proporsi sahamnya dan memiliki hak untuk mengalihkan kepemilikan sahamnya kepada orang lain. Sedangkan untuk saham preferen, merupakan saham yang memiliki karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa, karena bisa menghasilkan pendapatan tetap (seperti bunga obligasi). Persamaan saham preferen dengan obligasi terletak pada 3 (tiga) hal: ada klaim atas laba dan aktiva sebelumnya, dividen tetap selama masa berlaku dari saham dan memiliki hak tebus dan dapat dipertukarkan dengan saham biasa.

SUMBER : Wikipedia
http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/eureka/2002/05/3/eur01.html